Tes Buta Warna STAFF Penerbangan Yang Wajib Anda Pelajari

Tes Buta Warna STAFF Penerbangan

Tes Buta Warna STAFF Penerbangan

Tes Buta Warna STAFF Penerbangan Yang Wajib Anda Pelajari, sangat penting untuk dilakukan. Buta warna adalah keadaan dimana mata manusia tidak dapat menangkap spektrum warna yang dihasilkan oleh pantulan cahaya. Ada dua macam buta warna yaitu buta warna keseluruhan dan buta warna parsial. Biasanya, orang dengan buta warna akan kesulitan melihat warna hijau, merah, biru, atau campuran dari berbagai warna tersebut.

Seorang STAFF penerbangan tidak mungkin buta warna karena sangat berkaitan dengan keselamatan penumpang. Bayangkan saja bila pilot buta warna, bisa-bisa sang pilot salah menekan tombol pada pesawat yang sedang diterbangkannya. Selain itu, pilot juga harus dapat melihat aba-aba bendera dari petugas darat agar dapat parkir dengan benar setelah pendaratan.

Tes buta warna menjadi momok bagi sebagian orang yang hendak mengikuti tes calon STAFF penerbangan. Padahal tes ini tidak semenakutkan yang ada dipikiran, loh. Apalagi sekarang ada beberapa aplikasi yang menyediakan tes buta warna online secara gratis. Sehingga Anda dapat mengukur apakah Anda buta warna atau tidak terlebih dahulu.

Anda tertarik menjadi STAFF penerbangan? Untuk menjadi STAFF penerbangan Anda tentu harus melalui beberapa tes. Salah satu tes yang akan Anda jalani adalah tes buta warna. Apa saja tes buta warna untuk calon STAFF penerbangan yang harus Anda pelajari?

  • Tes Ishihara

Bagi Anda yang pernah mengikuti tes kesehatan untuk masuk instansi tertentu mungkin Anda pernah menemui soal tes buta warna ini. Tes buta warna ini dikembangkan oleh seorang tokoh dari Jepang yaitu Dr. Shinobu Ishihara. Pertama kali tes ini dipublikasikan tahun 1917 di Jepang dan kini digunakan di seluruh dunia.

Tes buta warna ini dilakukan dengan membaca cepat lembaran-lembaran berisi angka atau gambar. Angka atau gambar tersebut dibentuk dari titik-titik warna yang disamarkan dengan warna lain. Apabila Anda buta warna, tentu Anda akan kesulitan membaca angka yang ada.

Tes Ishihara ini adalah tes buta warna STAFF penerbangan yang biasa dilakukan. Hal tersebut karena tes ini termasuk murah dan mudah diaplikasikan. Meskipun demikian, tes ini memiliki kelemahan yaitu hanya dapat menguji dua warna saja. Warna tersebut adalah warna merah dan warna hijau.

  • Tes Penyusunan

Tes penyusunan ini dilakukan dengan menyusun suatu benda berdasarkan gradasi warna. Misalnya menyusun sebuah balok. Anda akan diminta untuk menyusun balok berdasarkan warna misalnya hijau muda, hijau, dan hijau tua. Karena kurang praktis, tes ini lebih jarang dilakukan dibandingkan dengan tes Ishira.

Begitu pentingnya tes buta warna ini bagi calon STAFF penerbangan, tentu membuat Anda tidak boleh abai dalam menjaga kesehatan. Karena selain dari faktor genetik, buta warna juga bisa disebabkan oleh hal-hal lain seperti terkena penyakit. Penyakit-penyakit itu misalnya parkinson, glaukoma, leukimia, diabetes, anemia, dan lain sebagainya.

Penyakit-penyakit tersebut tentu dapat dicegah dengan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan adalah dengan mengatur pola hidup, pola makan, dan pola istirahat. Nah, apabila Anda merasa ada yang tidak beres dengan tubuh Anda, segera periksa ke dokter ya.

Anda ingin lulus? FAAST Penerbangan menawarkan solusi terbaik dan pendidikan berkualitas. Jangan ragu daftarkan diri Anda sekarang juga dan ikuti kelasnya. Demikian tadi tes buta warna STAFF penerbangan yang perlu Anda ketahui.

Sebelum mendaftarkan diri, ada baiknya Anda melakukan tes buta warna. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah Anda terbebas dari buta warna. Selamat meraih cita-cita sebagai staff penerbangan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat