Tes Fisik STAFF Penerbangan Yang Wajib Anda Pelajari

Tes Fisik STAFF Penerbangan

Tes Fisik STAFF Penerbangan

Tes Fisik STAFF Penerbangan Yang Wajib Anda Pelajari, Mungkin sebagian orang akan berpikir bahwa tes fisik untuk calon STAFF penerbangan ini tes untuk mengetahui kebugaran tubuh. Tidak seperti yang sebagian orang pikirkan, tes fisik yang dimaksud adalah tes kesehatan atau medical examination.

Tes fisik pada calon STAFF penerbangan bukan lah tes kebugaran yang mengharuskan Anda untuk berlari, push up, sit up, atau tes kebugaran lainnya. Tes fisik seperti apa yang harus Anda lakukan saat mendaftar STAFF penerbangan?

  • Tes Berat dan Tinggi Badan

Adanya pembatasan tinggi dan berat badan STAFF penerbangan menjadi hal yang sudah diketahui oleh masyarakat luas. Seorang STAFF penerbangan memang harus memiliki tinggi dan berat badan yang ideal. Hal tersebut juga menyangkut keselamatan selama penerbangan.

Misalnya saja untuk pilot, tinggi rata-rata pilot minimal 165 cm untuk laki-laki dan 157 untuk perempuan. Pembatasan tinggi badan ini dilakukan agar pilot dapat menjangkau seluruh bagian dalam kokpit tanpa merasa kesulitan. Hal tersebut tentu berkaitan dengan kesigapan pilot juga menyangkut dengan keselamatan penumpang.

Begitu pula untuk pramugari. Selain untuk menjangkau tombol-tombol tertentu yang ada di pesawat. Pramugari yang memiliki tinggi yang cukup juga dapat memudahkan ketika hendak membantu penumpang memasukkan barang-barang ke bagasi kabin. Bayangkan saja bila pramugari tersebut tidak memiliki tinggi yang sesuai, tentu bagasi kabin tidak akan bisa tertata rapi.

Berat badan pada STAFF penerbangan juga harus sesuai dengan indeks massa tubuh normal. Karena apabila STAFF penerbangan underweight atau mengalami obesitas, dikhawatirkan akan mempersulit gerak tubuhnya.

  • Keseimbangan Tubuh

Selain tinggi dan berat badan yang sesuai, tes fisik STAFF penerbangan yang dilakukan adalah tes keseimbangan. Staff penerbangan memang harus memiliki keseimbangan tubuh yang baik. Ketika melaksanakan tes ini, Anda biasanya diminta untuk berdiri dengan satu kaki selama beberapa menit.

Tes keseimbangan ini sangat penting dilakukan. Bayangkan saja apabila staf penerbangan memiliki keseimbangan tubuh yang buruk, misalnya pramugari. Tentu pramugari tersebut akan kesulitan membantu penumpang yang berada di pesawat. Bahkan pramugari tersebut dapat terjatuh saat ingin membantu penumpang apabila tidak memiliki keseimbangan yang baik. Apalagi pramugari sering berjalan di koridor pesawat saat pesawat masih berada di angkasa.

  • Status Kesehatan

Yang paling penting dalam rangkaian tes fisik untuk calon staff penerbangan. Pada saat tes ini, Anda akan mendapatkan pertanyaan-pertanyaan seputar penyakit yang pernah atau sedang Anda derita.

Selain pertanyaan mengenai penyakit, Anda juga akan melakukan beberapa pemeriksaan kesehatan seperti cek laboratorium, tes audiometri, dan cek gigi. Anda juga akan melakukan cek mata, rontgen thorax, tes jantung, dan tes kejiwaan. Serangkaian tes ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada penyakit yang dapat membahayakan diri Anda apabila lulus tes.

Perlu Anda ketahui, ada beberapa kondisi kesehatan yang membuat Anda dipastikan tidak lulus tes fisik untuk calon staff penerbangan. Kondisi tersebut berlaku untuk Anda yang memiliki riwayat penyakit jantung, buta warna, dan epilepsi.

Sebelum memutuskan untuk menjadi STAFF penerbangan, Anda harus mengetahui secara pasti kondisi kesehatan Anda sendiri. Apabila Anda memiliki riwayat penyakit larangan dalam penerbangan, sebaiknya Anda tidak perlu mencoba. Perhatikan pula tinggi, berat, dan keseimbangan tubuh Anda.

Demikian tes fisik STAFF penerbangan yang dapat Anda pelajari. Semoga Anda dapat mewujudkan impian Anda menjadi staff penerbangan di maskapai impian.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat